Tugu Hotels bukanlah jaringan hotel biasa. Di setiap propertinya, dari Malang hingga Lombok, pengalaman menginap dibingkai oleh koleksi seni dan artefak bersejarah yang dikumpulkan langsung oleh pendirinya, Anhar Setjadibrata. Artikel ini mengulas bagaimana lima hotel butik ini berfungsi sebagai museum hidup, didukung oleh data dari situs resmi Tugu Hotels, ulasan platform perjalanan, dan liputan media nasional serta internasional.
Last checked: 2026-09-12
Bandingkan harga terendah dan ulasan tamu. Banyak pilihan dengan pembatalan gratis.Lihat harga
Gabungkan penerbangan + hotel dan bandingkan penawaran serta hadiah di satu tempat.Lihat hargaTautan ini berisi iklan afiliasi. Harga dan ketersediaan dapat berubah di situs tujuan.
Nama merek: Tugu Hotels & Restaurants · Situs resmi: tuguhotels.com · Filosofi: Art, Soul & Romance of Indonesia · Kepemilikan: Privately owned oleh Tugu Group
Bagaimana Kami Meneliti Ini
Pengecekan terakhir: 11 Juni 2025.
Sumber yang ditinjau: situs web properti resmi, platform ulasan netral (TripAdvisor, Oyster, Mr & Mr Smith), majalah perjalanan dan penghargaan (Lonely Planet, Condé Nast Traveller, TIME), blog perjalanan, media sosial resmi, dan media nasional (Detik).
Kami tidak melakukan kunjungan langsung ke lokasi atau wawancara dengan staf hotel. Klaim superlatif (misalnya, “koleksi seni terbesar”) dari sumber tersier dicatat sebagai narasi promosi, bukan fakta terverifikasi secara independen.
Sekilas Tugu Hotels
- Nama merek: Tugu Hotels & Restaurants (Tugu Hotels)
- Situs resmi: tuguhotels.com (Tugu Hotels)
- Filosofi: Art, Soul & Romance of Indonesia (Tugu Hotels)
- Kepemilikan: Privately owned oleh Tugu Group (Tugu Hotels)
Sumber: Tugu Hotels
| Informasi Kunci | Detail |
|---|---|
| Nama merek | Tugu Hotels & Restaurants |
| Situs resmi | tuguhotels.com |
| Filosofi | Art, Soul & Romance of Indonesia |
| Kepemilikan | Privately owned oleh Tugu Group |
| Jumlah properti | 5 lokasi di Indonesia (Jakarta, Bali, Malang, Canggu, Lombok) |
| Penghargaan Condé Nast Traveller | Termasuk dalam daftar Top Hotels |
| Peringkat MICHELIN | MICHELIN One Key |
| Rating TripAdvisor (Hotel Tugu Lombok) | 4,5 bintang, lebih dari 500 ulasan |
| Pengakuan TIME | World’s Greatest Places |
Hotel Tugu di Indonesia: Menjelajahi Koleksi Mewah & Budaya
Filosofi Tugu Hotels, “Art, Soul & Romance of Indonesia,” bukan sekadar slogan. Setiap properti dibangun untuk menampung koleksi pribadi Anhar Setjadibrata yang dikumpulkan selama puluhan tahun. Koleksi ini mencakup artefak dari berbagai periode dan budaya, menjadikan setiap hotel sebagai etalase sejarah yang hidup.
Di Hotel Tugu Malang, Lonely Planet menggambarkannya sebagai “museum paling impresif” di kota tersebut, meskipun secara teknis adalah hotel butik bintang empat. Koleksinya mencakup keramik abad ke-10, ukiran giok abad ke-13, porselen Dinasti Ming, hingga fasad lengkap sebuah kuil Tionghoa (Lonely Planet). Liputan dari Detik menegaskan bahwa hotel ini dirancang untuk menampung lukisan kuno dan benda antik dalam atmosfer sejarah Jawa.
Lokasi Hotel Tugu di Jakarta
Hotel Tugu Jakarta menawarkan pengalaman seni di ibu kota. Lokasinya yang strategis di pusat kota membuatnya mudah diakses dari bandara dan pusat bisnis. Hotel ini memadukan koleksi seni dengan kenyamanan modern, cocok untuk pelancong bisnis atau mereka yang ingin menjelajahi Jakarta tanpa meninggalkan atmosfer artistik.
Hotel Tugu di Bali & Canggu
Hotel Tugu Bali di Canggu berada di Jl. Pantai Batu Bolong, hanya beberapa langkah dari Pantai Batu Bolong dan surf break yang populer. Oyster menyebut hotel ini sebagai tempat dengan kualitas “seperti museum” berkat koleksi artefak dan benda antik Indonesia (Oyster). Mr & Mrs Smith menilai koleksinya sebagai “museum-quality Indonesian antiquities” (Mr & Mrs Smith). Baca juga ulasan lengkap tentang Hotel Tugu Bali: Hotel Museum dengan Koleksi Seni Terbesar di Asia Tenggara.
Hotel Tugu Malang: Pesona Sejarah
Terletak di Jl. Tugu No. 3, Malang, hotel ini menonjol dengan koleksi antik dan karya seni berharga dari Indonesia. Museum internalnya memamerkan patung, lukisan, dan benda bersejarah dari kawasan Indo-Cina, Asia, dan Eropa. Simak juga Hotel Tugu Malang: Hotel Butik yang Berfungsi sebagai Museum untuk eksplorasi lebih dalam.
Hotel Tugu Canggu dan Bata
Hotel Tugu Bali, yang sering disebut sebagai Hotel Tugu Canggu karena lokasinya, menawarkan akses langsung ke Pantai Batu Bolong. Properti ini sangat populer di kalangan peselancar karena kedekatannya dengan surf break.
Tugu Canggu jarak ke pantai
Hotel ini berada di jantung Canggu, hanya beberapa langkah dari Pantai Batu Bolong. Ulasan dari Luxe Surf Style menyebut pendiri Tugu sebagai “renaissance man” dengan salah satu koleksi seni Indonesia terbesar di Bali (Luxe Surf Style).
Fasilitas unik di Hotel Tugu (Bali untuk surfer)
Selain koleksi seninya, hotel ini menawarkan fasilitas bagi peselancar, termasuk penyimpanan papan selancar dan akses mudah ke pantai. Area Bale Agung dan Wantilan Agung menjadi ruang utama di mana karya seni Jawa dan Bali ditata secara teatrikal, menciptakan pengalaman yang memadukan budaya dengan liburan pantai.
Hotel Tugu Lombok Ulasan & Rating
Hotel Tugu Lombok diposisikan sebagai “nyanyian bagi kerajinan warisan lokal” oleh Suitcase Magazine. Dengan 37 suite yang dirancang secara individual, hotel ini menampilkan artefak dan cetakan kuno Jawa, serta museum di lokasi yang menyimpan karya warisan budaya Lombok.
Apa kata tamu di TripAdvisor?
Rating TripAdvisor untuk Hotel Tugu Lombok adalah 4,5 bintang dari lebih dari 500 ulasan. Tamu secara konsisten memuji kebersihan dan layanan ramah, dengan banyak yang menyebutkan pengalaman unik tinggal di tengah koleksi seni.
Kelebihan dan kekurangan menginap
Kelebihannya termasuk atmosfer yang kaya budaya dan layanan yang personal. Kekurangannya mungkin terletak pada harga yang lebih tinggi dibandingkan hotel standar di Lombok, serta beberapa fasilitas yang mungkin terasa tradisional bagi tamu yang terbiasa dengan hotel modern.
Pemilik Tugu Hotel Group
Tugu Hotels adalah milik pribadi, dikelola oleh Tugu Group. Pendiri dan pemiliknya, Anhar Setjadibrata, adalah tokoh sentral di balik konsep hotel ini.
Siapa pemilik Tugu Group?
Anhar Setjadibrata adalah seorang kolektor seni yang karyanya membentuk identitas setiap properti. Talisman Travel, agen perjalanan Eropa, menggambarkannya sebagai salah satu kolektor seni paling terkenal di Indonesia, dengan koleksi yang membuat “banyak museum iri” (Talisman Travel).
Sejarah pendirian Tugu Hotels
Sejarah Tugu Hotels lahir dari kecintaan Anhar terhadap sejarah romantik Indonesia. Ia mengumpulkan “potongan seni Indonesia yang hilang” dan membangun hotel-hotel ini sebagai rumah bagi koleksinya, seperti yang diceritakan oleh ulasan Sand In My Suitcase.
Kelebihan dan Kekurangan Menginap di Tugu Hotels
Kelebihan
- Atmosfer museum yang kaya budaya dan sejarah di setiap properti.
- Koleksi seni dan artefak asli yang dikurasi dengan baik, menawarkan pengalaman edukatif.
- Lokasi strategis di pusat kota atau dekat pantai.
- Layanan personal dan ramah yang sering dipuji dalam ulasan.
- Setiap properti memiliki tema unik, sehingga tamu bisa memilih sesuai minat.
Kekurangan
- Harga yang lebih tinggi dibandingkan hotel standar di kelasnya.
- Beberapa properti mungkin memiliki fasilitas yang lebih tradisional, tidak sesuai untuk tamu yang menginginkan kemewahan modern.
- Pengalaman sangat bergantung pada minat tamu terhadap seni dan sejarah.
- Tidak semua properti memiliki fasilitas lengkap seperti kolam renang besar atau pusat kebugaran.
Terbaik untuk Segmen Wisatawan Tertentu
Lokasi dan tema yang berbeda membuat setiap properti Tugu Hotels ideal untuk segmen wisatawan tertentu.
- Pasangan: Hotel Tugu Bali (Canggu) atau Hotel Tugu Lombok menawarkan suasana romantis dengan akses pantai dan pemandangan yang indah.
- Pecinta seni: Hotel Tugu Malang adalah pilihan utama dengan koleksi museumnya yang paling ekstensif. Hotel Tugu Bali juga menawarkan koleksi seni yang monumental.
- Peselancar: Hotel Tugu Bali di Canggu adalah lokasi ideal dengan akses langsung ke Pantai Batu Bolong dan surf break.
- Sejarawan budaya: Kelima properti menawarkan wawasan sejarah yang mendalam, dengan Tugu Malang dan Tugu Bali sebagai yang paling menonjol dalam hal koleksi lintas dinasti dan budaya.
Kisaran Harga
Harga kamar di Tugu Hotels bervariasi tergantung lokasi, tipe kamar, dan musim. Secara umum, properti di Bali dan Lombok cenderung memiliki harga yang lebih tinggi karena permintaan dan lokasi pantai. Harga di Malang dan Jakarta cenderung lebih terjangkau. Disarankan untuk memeriksa situs resmi Tugu Hotels untuk penawaran terbaru. Harga dapat berkisar antara Rp 1.000.000 hingga Rp 5.000.000 per malam tergantung pada properti dan tipe kamar.
Lokasi dan Cara Menuju ke Sana
Setiap properti Tugu Hotels memiliki lokasi yang berbeda dan dapat diakses dengan berbagai moda transportasi.
- Hotel Tugu Jakarta: Terletak di pusat kota, mudah diakses dari Bandara Soekarno-Hatta melalui tol. Waktu tempuh sekitar 1 jam.
- Hotel Tugu Malang: Berlokasi di Jl. Tugu No. 3, Malang, di pusat kota. Dari Bandara Abdul Rachman Saleh, jaraknya sekitar 30 menit berkendara.
- Hotel Tugu Bali (Canggu): Terletak di Jl. Pantai Batu Bolong, Canggu. Dari Bandara Ngurah Rai, jaraknya sekitar 45-60 menit tergantung lalu lintas.
- Hotel Tugu Lombok: Terletak di Lombok, akses utama melalui Bandara Internasional Lombok. Waktu tempuh ke hotel bervariasi tergantung lokasi spesifik properti.
Alternatif di Kelas yang Sama
Selain Tugu Hotels, terdapat beberapa hotel butik seni lain di Indonesia yang layak dipertimbangkan sebagai alternatif bagi pencari pengalaman budaya.
- Bali: Kapal Bambu atau Villa Semana menawarkan pengalaman menginap dengan sentuhan seni dan arsitektur tradisional Bali.
- Yogyakarta: Hotel Phoenix atau The Phoenix Inn menampilkan koleksi seni dan budaya Jawa dalam suasana kolonial.
- Jakarta: The Hermitage, sebuah hotel warisan kolonial dengan koleksi seni dan artefak bersejarah.
Rekomendasi Pilihan Kami
Bagi wisatawan seni dan pasangan romantis yang mencari pengalaman menginap lebih dari sekadar akomodasi, Hotel Tugu Malang dan Hotel Tugu Bali adalah pilihan utama. Tugu Malang menawarkan pengalaman museum yang paling autentik, sementara Tugu Bali memadukan seni dengan kehidupan pantai. Untuk peselancar yang juga menghargai budaya, Hotel Tugu Bali adalah pilihan yang tak tertandingi. Untuk pengalaman yang lebih tenang dan fokus pada kerajinan lokal, Hotel Tugu Lombok sangat direkomendasikan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu Tugu Hotel?
Tugu Hotel adalah jaringan hotel butik mewah di Indonesia yang dirancang sebagai “hotel seni”, menampung koleksi pribadi artefak dan karya seni Indonesia milik pendirinya, Anhar Setjadibrata. Terdapat lima properti di Jakarta, Bali, Malang, Canggu, dan Lombok.
Bagaimana cara memesan kamar di Hotel Tugu?
Pemesanan dapat dilakukan langsung melalui situs resmi tuguhotels.com, atau melalui platform pemesanan hotel seperti Booking.com dan Expedia. Disarankan untuk membandingkan harga untuk mendapatkan penawaran terbaik.
Apakah Hotel Tugu termasuk hotel mewah?
Ya, Tugu Hotels diposisikan sebagai hotel butik mewah. Properti di Malang diklasifikasikan sebagai hotel bintang empat, sementara properti lainnya sering digambarkan sebagai mewah dengan layanan personal dan koleksi seni yang langka.
Berapa kisaran harga per malam di Hotel Tugu?
Harga bervariasi tergantung lokasi, tipe kamar, dan musim. Kisaran umumnya adalah antara Rp 1.000.000 hingga Rp 5.000.000 per malam. Properti di Bali dan Lombok cenderung lebih mahal.
Di mana lokasi Hotel Tugu Canggu?
Hotel Tugu Bali (sering disebut Tugu Canggu) terletak di Jl. Pantai Batu Bolong, Canggu Beach, Bali 80361, Indonesia. Lokasinya hanya beberapa langkah dari Pantai Batu Bolong dan pusat aktivitas Canggu.
Sumber yang Dikutip
- Situs Resmi Tugu Hotels
- Suitcase Magazine – Ulasan Hotel Tugu Lombok
- Lonely Planet – Hotel Tugu Malang
- Detik – Melihat Lebih Dekat Hotel Tugu Malang
- Oyster – Ulasan Hotel Tugu Bali
- Mr & Mrs Smith – Hotel Tugu Bali
- Talisman Travel – Tugu Malang
- Luxe Surf Style – Hotel Tugu Bali
““Misi Tugu adalah menghidupkan kembali seni, jiwa dan romantis masa lampau di Indonesia.””
– Anhar Setjadibrata (dikutip staf Marcomm), Pendiri dan pemilik Tugu Hotels
““Malang’s most impressive museum isn’t actually a museum at all, but a hotel: the boutique, four-star Hotel Tugu Malang.””
– Lonely Planet, Penerbit panduan perjalanan
luxecityguides.com, sandinmysuitcase.com, traveltomtom.net, blog.tuguhotels.com