Amaris Hotel adalah jaringan hotel bintang dua di Indonesia yang diluncurkan pada tahun 2007 oleh Santika Indonesia, unit bisnis Kompas Gramedia Group. Artikel ini menyajikan fakta lengkap seputar klasifikasi, grup kepemilikan, fasilitas, dan lokasi utama Amaris Hotel berdasarkan data dari situs resmi, ensiklopedia, dan pemberitaan industri.
Last checked: 2026-07-09
Bandingkan harga terendah dan ulasan tamu. Banyak pilihan dengan pembatalan gratis.Lihat harga
Gabungkan penerbangan + hotel dan bandingkan penawaran serta hadiah di satu tempat.Lihat hargaTautan ini berisi iklan afiliasi. Harga dan ketersediaan dapat berubah di situs tujuan.
Nama merek resmi: Amaris Hotel by Santika · Klasifikasi: Hotel bintang 2 · Pemilik/pengelola grup: Santika (grup perhotelan Indonesia) · Tahun peluncuran: 2007 · Ciri khas: Minimalis, nyaman, efisien untuk pebisnis dan wisatawan · Pusat bisnis terdekat (contoh properti Thamrin City): Kawasan Sudirman, Jakarta
Cara kami meneliti
Terakhir diperiksa: 14 Maret 2026.
Sumber yang ditinjau: situs web resmi operator properti, ensiklopedia berbasis wiki, platform ulasan netral, media sosial resmi hotel, portal berita bisnis.
Kami tidak melakukan kunjungan lapangan, tidak mewawancarai staf hotel, dan tidak memverifikasi harga kamar secara langsung.
Sekilas tentang Amaris Hotel
- 2007 oleh Santika Indonesia (Wikipedia)
- Hotel bintang dua dengan konsep budget dan smart (Wikipedia)
- Santika Indonesia Hotels & Resorts, unit bisnis Kompas Gramedia Group (LinkedIn)
- 59 hotel di seluruh Indonesia hingga 2025 (Wikipedia)
| Label | Nilai |
|---|---|
| Nama merek resmi | Amaris Hotel by Santika |
| Klasifikasi | Hotel bintang 2 |
| Pemilik/pengelola grup | Santika (grup perhotelan Indonesia) |
| Tahun peluncuran | 2007 |
| Ciri khas | Minimalis, nyaman, efisien untuk pebisnis dan wisatawan |
| Pusat bisnis terdekat (contoh properti Thamrin City) | Kawasan Sudirman, Jakarta |
Hotel Amaris termasuk hotel bintang berapa?
Amaris Hotel diklasifikasikan sebagai hotel bintang dua. Penetapan ini tercantum di Wikipedia bahasa Indonesia dan diperkuat oleh berbagai sumber industri. Konsep yang diusung adalah budget dan smart, mengincar segmen pasar yang lebih rendah dibandingkan Hotel Santika yang berbintang lebih tinggi.
Kriteria bintang 2 pada hotel Amaris
Sebagai hotel bintang dua, Amaris menawarkan kamar dengan ukuran kompak, fasilitas dasar seperti AC, TV, dan kamar mandi dalam, tanpa layanan mewah. Restoran di dalam hotel tidak selalu tersedia di semua properti. Kolam renang hanya ada di beberapa lokasi tertentu, bukan di seluruh jaringan. Desain interiornya menggunakan kombinasi warna hijau, merah, biru, dan kuning yang kontras dengan warna krem dan hijau tua pada Hotel Santika, menurut Wikipedia.
Dari segi harga, Amaris menempati posisi paling terjangkau dalam portofolio Santika. Hal ini menjadikannya pilihan utama bagi wisatawan bisnis yang mengutamakan efisiensi biaya dan lokasi strategis.
Hotel Amaris masuk grup apa?
Amaris Hotel masuk dalam grup Santika Indonesia Hotels & Resorts, yang merupakan unit bisnis dari Kompas Gramedia Group. Informasi ini dikonfirmasi oleh profil LinkedIn resmi Amaris Hotels dan Wikipedia. Santika Indonesia sendiri beroperasi melalui PT Grahawita Santika, perusahaan pemilik dan pengelola (owning and management company) jaringan hotel Santika, sebagaimana disebutkan di Klob.
Hubungan Amaris dengan Santika
Amaris dan Santika berada di bawah satu grup, tetapi memiliki segmentasi berbeda. Amaris adalah budget brand bintang dua, sedangkan Santika Hotels diklasifikasikan lebih tinggi (bintang tiga atau empat). Dalam struktur organisasi PT Grahawita Santika, Amaris berdiri bersama Hotel Santika Premier (bintang 4) dan Hotel Santika, seperti tergambar dalam dokumen struktur organisasi Hotel Amaris Kupang yang diunggah di Scribd.
“Amaris Hotel brand was founded in 2007 by Santika Indonesia Hotels & Resorts Hotel operator, a business unit of the Kompas Gramedia Group.”
— Profil resmi Amaris Hotels di LinkedIn
Artinya, meskipun nama berbeda, keduanya berasal dari induk perusahaan yang sama. Perbedaan utama terletak pada kelas bintang, fasilitas, dan target pasar.
Amaris Hotel milik siapa?
Merek Amaris Hotel dimiliki oleh Santika Indonesia Hotels & Resorts, yang merupakan bagian dari Kompas Gramedia Group. Namun, kepemilikan aset fisik setiap properti Amaris bervariasi. Berdasarkan laporan Kontan, Amaris Hotel Tangerang dimiliki oleh PT Pancakarya Griyatama, sementara Amaris Hotel Karawang dimiliki oleh PT Kanaan Karawang Lestari menurut dokumen kerja praktek. Pola serupa terjadi di Amaris Hotel Diponegoro Jogja (PT Amara Primatama) dan Amaris Hotel Cikupa (PT Bangunmitra Ciptagriya), sebagaimana dilaporkan Kompas.com dan Kontan.
Pemilik merek Amaris
Struktur kepemilikan Amaris dapat dijelaskan sebagai berikut: operator jaringan (Santika Indonesia/PT Grahawita Santika) tidak selalu menjadi pemilik bangunan. Setiap properti Amaris bisa dimiliki oleh perusahaan lokal berbeda, namun pengelolaan dan standar merek tetap di bawah kendali Santika. Model ini lazim dalam industri perhotelan dengan skema management contract.
“Pembukaan hotel tersebut merupakan hasil kerjasama antara Santika Indonesia Hotels & Resort bersama PT Pancakarya Griyatama sebagai pemilik Amaris Hotel Tangerang.”
— Laporan Kontan, 25 Mei 2015
Dengan demikian, jawaban atas pertanyaan “milik siapa” memiliki dua lapis: merek milik Santika Indonesia (Kompas Gramedia), sedangkan aset properti dimiliki oleh entitas lokal yang bekerja sama.
Kelebihan dan kekurangan Amaris Hotel
Kelebihan
- Lokasi strategis di pusat kota dan dekat kawasan bisnis
- Harga kamar kompetitif untuk kelas bintang dua
- Desain minimalis dan bersih, cocok untuk menginap singkat
- Jaringan luas: 59 properti di berbagai kota Indonesia
- Standar manajemen terjamin oleh Santika Indonesia
Kekurangan
- Fasilitas terbatas: kolam renang tidak tersedia di semua properti
- Restoran tidak selalu ada di dalam hotel
- Kamar berukuran lebih kecil dibanding hotel bintang tiga
- Tidak cocok untuk wisatawan yang menginginkan layanan lengkap
Lokasi dan akses: contoh Amaris Thamrin City
Salah satu properti unggulan adalah Amaris Hotel Thamrin City di Jakarta. Berlokasi di kawasan Thamrin City, hotel ini berjarak sekitar 5 menit berkendara dari pusat bisnis Sudirman, menurut data riset. Area ini dikelilingi pusat perbelanjaan, perkantoran, dan transportasi umum seperti stasiun MRT dan TransJakarta. Bagi pebisnis yang menghadiri pertemuan di Sudirman atau kawasan Bundaran HI, Amaris Thamrin City menawarkan akses cepat tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk akomodasi.
Properti Amaris lainnya tersebar di kota-kota seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Bogor, Solo, Lampung, dan Kupang. Setiap properti umumnya berada di dekat pusat kota atau kawasan industri, sesuai target pasar wisatawan bisnis dan pelancong solo.
Alternatif dalam grup: Santika Hotels
Jika Anda membutuhkan fasilitas lebih lengkap seperti kolam renang, restoran, dan layanan kamar, Santika Hotels (bintang tiga/empat) bisa menjadi alternatif. Namun, harga yang ditawarkan juga lebih tinggi. Perbandingan langsung antara Amaris dan Santika dapat dilihat dari kelas bintang: Amaris bintang dua, Santika bintang tiga ke atas. Keduanya dikelola oleh Santika Indonesia, sehingga standar kebersihan dan pelayanan dasar relatif seragam.
Untuk pengalaman menginap yang lebih hemat dengan tetap mengutamakan lokasi, Amaris adalah pilihan tepat. Sementara jika Anda menginginkan kenyamanan ekstra untuk liburan keluarga, Santika Hotels lebih sesuai.
Rekomendasi kami
Untuk wisatawan bisnis yang menginginkan lokasi strategis dan harga terjangkau: Amaris Hotel adalah pilihan yang solid. Jaringan ini juga cocok untuk pelancong solo dengan anggaran terbatas dan pencari hotel minimalis dengan layanan dasar yang efisien. Namun, jika Anda membutuhkan kolam renang atau restoran di dalam hotel, pastikan memeriksa fasilitas properti spesifik sebelum memesan, karena tidak semua Amaris menyediakannya.
Garis waktu pengembangan Amaris Hotel
- 2007 – Peluncuran merek Amaris Hotel oleh Santika Indonesia (Wikipedia)
- 2010 – Pembukaan Amaris Hotel Diponegoro Jogja (ke-8) (Kompas.com)
- 17 May 2015 – Peresmian Amaris Hotel Karawang (ke-43 Amaris, ke-78 Santika) (dokumen kerja praktek)
- 25 Mei 2015 – Pembukaan Amaris Hotel Tangerang (ke-51 Amaris, ke-85 Santika) (Kontan)
- 2025 – Jaringan mencapai 59 properti di seluruh Indonesia (Wikipedia)
Pertanyaan yang sering diajukan tentang Amaris Hotel
Apakah semua hotel Amaris tidak memiliki kolam renang?
Tidak semua. Kolam renang hanya tersedia di beberapa properti Amaris, seperti yang tercatat dalam perbandingan Wikipedia. Sebagian besar properti tidak memiliki kolam renang karena konsep budget yang efisien.
Di kota mana saja hotel Amaris berada?
Berdasarkan data riset, Amaris Hotel hadir di setidaknya 9 kota: Jakarta, Kupang, Lampung, Semarang, Bandung, Bali, Surabaya, Bogor, dan Solo. Jumlah total mencapai 59 properti hingga 2025.
Apa perbedaan utama antara Amaris dan Santika?
Amaris adalah hotel bintang dua dengan konsep budget, sementara Santika Hotels diklasifikasikan lebih tinggi (bintang tiga atau empat). Perbedaan terlihat pada fasilitas, ukuran kamar, dan harga. Keduanya dikelola oleh Santika Indonesia.
Berapa lama jarak dari Amaris Thamrin City ke pusat bisnis Sudirman?
Sekitar 5 menit berkendara, menjadikannya pilihan strategis bagi pebisnis di kawasan Sudirman, Jakarta.
Apakah Amaris Hotel cocok untuk wisatawan bisnis?
Sangat cocok. Lokasi di pusat kota, harga terjangkau, dan fasilitas dasar yang memadai menjadikan Amaris pilihan utama wisatawan bisnis, seperti dinyatakan dalam profil LinkedIn resmi.
Kapan Amaris Hotel pertama kali diluncurkan?
Tahun 2007 oleh Santika Indonesia, unit bisnis Kompas Gramedia Group.
Apakah Amaris Hotel memiliki restoran di dalamnya?
Tidak semua properti. Beberapa Amaris memiliki restoran atau kafe, namun banyak yang hanya menyediakan sarapan di area terbatas. Sebaiknya periksa fasilitas properti spesifik saat memesan.
Related reading: Amaris Hotel Yogyakarta: Panduan Lengkap Hotel Murah Jogja � Amaris Hotel Kuta: Ulasan dan Panduan Menginap di Bali
agungpodomoroland.com, daftarsekolah.spmb.teknokrat.ac.id, agungpodomoro.com, instagram.com